Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Bergejolak, Ukraina Jadi Kunci Arah Harga
Tuesday, 2 December 2025 23:28 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak berfluktuasi di tengah perdagangan yang bergejolak karena meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina meningkatkan kemungkinan gangguan pasokan lebih lanjut.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengawali hari dengan penurunan hingga 1,75%, diperdagangkan mendekati $58 per barel.

Harga sempat berbalik positif setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam potensi tindakan pembalasan terhadap kapal-kapal dari negara-negara yang membantu Ukraina dalam perang Moskow, menurut Interfax.

"Rilis berita hari ini seharusnya sangat sensitif terhadap berita utama, dan jalur dengan hambatan terkecil masih terlihat lebih rendah," kata Rebecca Babin, pedagang energi senior di CIBC Private Wealth Group. "Dalam situasi ini, bahkan sinyal kecil kemajuan kesepakatan damai dapat memicu penurunan yang lebih besar daripada yang dihasilkan oleh penundaan negosiasi terhadap kenaikan, tetapi perkirakan akan ada banyak perdebatan dengan narasi yang saling bertentangan."

Utusan AS Steve Witkoff tiba di Moskow untuk bertemu dengan Putin, yang mengklaim sebuah kota penting Ukraina telah jatuh ke tangan Rusia pada malam perundingan hari Selasa tentang rencana perdamaian potensial untuk mengakhiri perangnya.

Selama seminggu terakhir, empat kapal tanker minyak Rusia telah diserang, sebuah peningkatan tajam dalam serangan terhadap pengiriman yang terkait dengan Moskow. Rusia, meskipun berada di bawah sanksi internasional yang ketat, tetap menjadi produsen minyak utama di pasar global dan eskalasi lebih lanjut dalam perangnya di Ukraina akan meningkatkan momentum bullish untuk minyak mentah.

Namun, kesepakatan untuk mengakhiri perang dapat memungkinkan minyak Rusia mengalir lebih bebas ke pasar global, yang sudah bersiap untuk kelebihan pasokan.

Sebelumnya pada hari Selasa, Putin juga menggarisbawahi perlunya pertumbuhan ekonomi di Rusia, berkomentar secara terpisah bahwa pemerintah tidak puas dengan ketidakseimbangan yang muncul di beberapa industri. Komentar tersebut muncul ketika produsen minyak Rusia sedang berjuang di tengah harga minyak mentah yang lebih rendah, sanksi, dan mata uang yang lebih kuat. Risiko geopolitik juga muncul dari potensi aksi militer AS di Venezuela, yang memberikan dasar bagi harga. Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan pada Senin malam ketika pasukan Amerika berkumpul di dekat negara itu.

WTI untuk pengiriman Januari turun 0,3% menjadi $59,14 per barel pada pukul 10.52 pagi di New York. Brent untuk pengiriman Februari turun 0,2% menjadi $63,05 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS